Terik matahari singgah menggigit kulitku
Peluh memercik di dahiku
Teman-temanku berlari bermain dengan air
Ada pula yang duduk memutik kerang-kerangan
Aku menjadi permerhati
Aku mengambil sebatang kayu kecil
Ku ukir pasir pantai lalu ku biarkan
Teriknya hari ini di temani oleh angin pantai
Ku lihat di kejauhan sana ada yang mengail
Ada pula yang melihat kami bermain 'tinting'...
Aku mengeluh sekian kalinya
Ku renung telefon bimbitku
'Dia tidak menghubungiku'
Macam2 perkara bermain di benakku
Namun ku usir semua andaian burukku
Ku ukir sebuah senyuman
Ku bawa hatiku ketawa dan bergembira
Tapi disebalik itu hanya Tuhan yang tahu
Haruskah ku laungkan isi hatiku?
Ataukah ku simpan saja hasratku?
Ku berjalan perlahan ke kereta
Pasir pantai melekat di kakiku
Aku tak ingin menjadi seperti pasir pantai ini
Indah hanya bila di pantai
Tapi menjadi habuk dan dibuang bila sampai ke rumah
Aku memikirkan kesetiaan pantai
Pantai yang setia menanti ombak
Walaupun ombak ganas menghempasnya namun..
Dia masih setia menanti disitu...
Adakah dia bodoh?
Entahlah...
Penantian itu penuh seksaan
Apa lagi bila ku bagai menggapai bintang di langit
Hanya mampu meluruskan tanganku ke atas
Bintang tak akan turun ke bumi...
Kenapa mahu pada yang tak mahu...
Kenapa? :(
Peluh memercik di dahiku
Teman-temanku berlari bermain dengan air
Ada pula yang duduk memutik kerang-kerangan
Aku menjadi permerhati
Aku mengambil sebatang kayu kecil
Ku ukir pasir pantai lalu ku biarkan
Teriknya hari ini di temani oleh angin pantai
Ku lihat di kejauhan sana ada yang mengail
Ada pula yang melihat kami bermain 'tinting'...
Aku mengeluh sekian kalinya
Ku renung telefon bimbitku
'Dia tidak menghubungiku'
Macam2 perkara bermain di benakku
Namun ku usir semua andaian burukku
Ku ukir sebuah senyuman
Ku bawa hatiku ketawa dan bergembira
Tapi disebalik itu hanya Tuhan yang tahu
Haruskah ku laungkan isi hatiku?
Ataukah ku simpan saja hasratku?
Ku berjalan perlahan ke kereta
Pasir pantai melekat di kakiku
Aku tak ingin menjadi seperti pasir pantai ini
Indah hanya bila di pantai
Tapi menjadi habuk dan dibuang bila sampai ke rumah
Aku memikirkan kesetiaan pantai
Pantai yang setia menanti ombak
Walaupun ombak ganas menghempasnya namun..
Dia masih setia menanti disitu...
Adakah dia bodoh?
Entahlah...
Penantian itu penuh seksaan
Apa lagi bila ku bagai menggapai bintang di langit
Hanya mampu meluruskan tanganku ke atas
Bintang tak akan turun ke bumi...
Kenapa mahu pada yang tak mahu...
Kenapa? :(
Me, Saya, Ana : Aku tetap tak jemu menanti...
No comments:
Post a Comment